Ming. Okt 20th, 2019

Tender Proyek Akal-Akalan, Kontraktor Jagoan Dinas Jadi Pemenang

Bekasi, KabarHabe.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diingatkan agar tidak hanya fokus menyelidiki ‘permainan’ proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi. Namun proses tender Jembatan, Bangunan perlu diawasi KPK. Pasalnya, proses tender Jembatan dan Bangunan diduga hanya akal-akalan untuk menguntungkan pengusaha tertentu.” Kami minta KPK agar mengawasi seluruh proses tender di Kabupaten Bekasi. Ini karena selama proses tender hanya formalitas dan penuh rekayasa,’’kata Ketua Bidang investigasi Lembaga Kajian Kebijakan Daerah ( LK2D) Ahmad Gozali LSM kepada wartawan, kemarin

Menurutnya, seperti proses tender kontruksi lanjutan Jembatan Pebayuran Rengasdengklok Kecamatan Pebayuran dengan nilai anggaran sekitar Rp. 26 miliayar. Dari awal pendaftaran sampai pengumuman yang sudah dijadwalkan ternyata mengalami kemunduran bahkan berkali- kali perubahan penetapan evaluasi dan penetapan pemenang.

Dari hasil evaluasi yang lolos hanya 3 rekanan diantaranya PT. Aura Hutaka dengan nilai penawaran Rp. 23. 232. 747. 208. 00″. PT. Lestari Nauli Jaya dengan nilai penawaran Rp. 23. 520. 703. 172. 70″. dan PT. Bona Jati Mutiara dengan nilai penawaran Rp 24. 771. 360. 877. 32″.

Namun anehnya, pihak panitia memenangkan PT. Bona Jati Mutiara selain penawaran lebih tinggi juga PT tersebut saat ini sedang dalam proses pemanggilan pihak Polda Metro Jaya. Yang tertuang dalam nomor: 038/LAP/DPP-ICC/IV/19 April 2019.
 
Ahmad Gozali berharap, pihak panitia kedepan mematuhi aturan main.’’Pihak ULP harus professional. Hilangkan intimidasi untuk memenangkan kontraktor tertentu. yang terduga sudah bernain dengan pihak Dinas terkait,’’ingatnya. (red)

138 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *