Rab. Okt 23rd, 2019

PPK Kedungwaringin Dianggap “Curang”

KabarHabe.com – Dalam Rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Presiden (Pilpres), di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi terindikasi ada kecurangan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dugaan kecurangan tersebut, diawali dari dokumen DA1 saksi dan DA1 PPK tidak sesuai jumlah suara yang didapat dalam Pilpres 2019.

Menurut Sardi saksi 01, dirinya meminta keterbukaan. Karena, selama ini dirinya selalu dibilang curang.

“Kami dari saksi 01 meminta kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar bersikap tegas dan memproses secara hukum yang berlaku sesuai Undang-Undang,” ungkapnya, Senin (6/5/2019).

Bawaslu Kabupaten Bekasi Syaiful Bachri, meminta kepada PPK agar membongkar DAA1 Plano, agar disesuaikan hasil suara Pilpres antara saksi Partai Politik (Parpol) dan PPK Kedungwaringin.

“Karena ada perbedaan antara DA1 PPK dan DA1 Saksi Parpol, kami selaku Bawaslu, meminta agar membuka DAA1 untuk disesuaikan,” katanya, saat Pleno KPU Kabupaten Bekasi.

Masih kata Syaiful, karena di posisi Kedungwaringin ini, yang dia tahu ada Plano yang salah, pake spesimen untuk simulasi. Yang terpakai di Kedungwaringin. faktanya, memang harus diganti, dan PPK harus mengganti.(mf/hsr)

228 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *