Sab. Okt 19th, 2019

Penghuni Perumahan Mahkota Graha Keluhkan KWH

KabarHabBe.com – Penghuni Perumahan Makhota Graha mengeluhkan belum terpasangnya KWH (Kilowatt- Hour). Hingga saat ini penghuni masih menumpang atau menyambung kabel ke perumahan lain, dan sebagian penghuni menyambung kabelnya ke warga Kampung Cibarola RT 52/09 Kecamatan Subang Kabupaten Subang Jawa Barat.

Saat ditemui KabarHaBe.com beberapa penghuni Perumahan Mahkota Graha mengatakan ingin cepat-cepat dipasang KWH karena listrik sebagian kebutuhan pokok manusia, bahkan penghuni Perumahan Mahkota Graha sempat akan aksi unjuk rasa, terkait belum terpasangnya KWH.

Selain belum terpasangnya KWH salah satu penghuni mengakatan belum ada jetpump sehingga penghuni menumpang untuk mandi.

“Saya sudah tiga minggu, selain KWH belum terpasang saya belum dapat jetpump bilangnya kehabisan, sehingga susah bahkan saya sementara waktu menumpang mandi,” ucap salah satu penghuni Perumahan Mahkota Graha saat dimintai keterangannya, (25/3).

Menurut Duloh penghuni Perumahan  Mahkota Graha lainnya mengatakan sudah emoat kali pembayaran atau angsuran rumah KWH tersebut akan baru dipasang.

“da yang bilang dari pihak Mahkota Graha nunggu empat kali bayar baru dipasang KWH, biasanya kalo rumah sudah diisi, KWH sudah dipasang,” kata Duloh.

Bahkan penghuni Perumahan sudah mencapai tiga bulan KWH tersebut terlihat tidak tertempel di perumahan tersebut, penghuni hanya mendapatkan janji yang tidak pasti dari pihak Mahkota Graha.

“Saya sudah tiga bulan, saya sempat menanyakan, menurut pihak perumahan nanti hari sabtu, tiba hari sabtu tidak ada, kemudian janji hari selanjutnya tidak ada juga sampai sekarang, untuk sementara saya nyolok (menumpang listrik) membayar sebulan Rp 200.000,”  tutur Ukas.

“Peraturan dari perumahan itu gimana maunya, biasanya setiap yang sudah akad listrik sudah ada, ini akan lama jika tidak disusul (didatangi) akan lama,” tegasnya.

Bahkan salah satu penghuni Perumahan Mahkota Graha sempat mendatangi kantor pemasaran namun hasilnya hingga saat ini nihil, hanya janji tak pasti yang ia dapatkan, selain itu untuk pemasangan tutup KWH dikenakan biaya Rp 100.000 yang di antaranya pembelian tutup KWH 80.000 dan jasa pemasangan Rp 20.000.

“Saya sudah ke sana janjinya hari Jumat, tapi sampai sekarang tidak ada juga, untuk pemasangan sebenarnya gratis dari perusahaan, dia hanya minta untuk tutup KWH saja Rp 80.000 dan upah pemasangan Ro 20.000 jadi totalnya Rp 100.000,” katanya (bahri).

118 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *