Pemilihan Wabup Hanya Dihadiri Satu Kandidat

KabarHaBe.com – Pemilihan Wakil Bupati Bekasi sisa jabatan 2017-2022 yang berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (18/3/2020), hanya dihadiri satu kandidat yakni Ahmad Marzuki.

Pantauan KabarHaBe.com pemilihan yang digelar panlih terkesan dipaksakan. Pasalnya, pemilihan Wabup Bekasi ini hanya dihadiri tiga pimpinan dewan. Terdapat dua partai yang absen yakni, Partai Golkar dengan tujuh kursi dan Partai Nasdem satu kursi. Partai PBB satu kursi serta satu anggota dari PKS.

Parahnya lagi, dalam pemilihan Wabup Bekasi ini, Bupati Eka Supria Atmaja dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menyaksikan. Bahkan satu kandidat Tuti Nurcholifah Yasin juga tidak menyaksikan proses pemilihan Wabup Bekasi. 

Anggota Dewan yang menghadiri digelarnya pemilihan wakil Bupati sebanyak 40 anggota 10 anggota lainnya dinyatakan tidak hadir. Anehnya dari 40 anggota dewan yang hadir semuanya memilih Ahmad Marzuki. Hal itu sesuai hasil penghitungan yang dilakukan panlih pada kotak suara.

Wakil Ketua Panlih, Imam Hambali mengklaim  dalam pembacaan tata tertib pemilihan Wabup Bekasi peserta atau anggota yang memiliki hak suara dan tidak hadir maka ditetapkan hak suaranya hangus. Menurutnya, ketentuan ini sudah diatur dalam tata tertib Panlih DPRD Kabupaten Bekasi.

“Suaranya tidak dapat diwakili, yang tidak hadir hangus suaranya,” kata Imam Hambali dalam pemaparannya, di depan forum rapat.

Metode pemilihan Wabup Bekasi ini dilakukan dengan melakukan metode layaknya pemilihan umum. Hanya saja, hanya DPRD Kabupaten Bekasi yang memiliki hak suara.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dipanggil satu persatu untuk diminta melakukan pencoblosan dan dimasukkan ke dalam kotak suara. Hasil pencoblosan itu akan di umumkan secara langsung dengan menghitung surat suara.

Ketua Panlih DPRD Kabupaten Bekasi Mustakim menyatakan telah melakukan penetapan terhadap dua nama yakni Ahmad Marjuki dan Tuti Yasin sebagai Calon Wakil Bupati Bekasi periode sisa masa jabatan 2017-2022. Dia mengklaim tahapan pemilihan yang dilakukan pihaknya sudah sesuai aturan hingga menetapkan pemilihan dilakukan.

“Sudah kami tetapkan dua nama calon tadi. Menurut kami semua sudah sesuai prosedur,” pungkasnya. (Ewwy/Abray/Alfiyan)

20 Views

AsepKabarHaBe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Bekasi Berlakukan Sistem Flexible Working Arrangement

Kam Mar 19 , 2020
KabarHaBe.com – Pemilihan Wakil Bupati Bekasi sisa jabatan 2017-2022 yang berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (18/3/2020), hanya dihadiri satu kandidat yakni Ahmad Marzuki. Pantauan KabarHaBe.com pemilihan yang digelar panlih terkesan dipaksakan. Pasalnya, pemilihan Wabup Bekasi ini hanya dihadiri tiga pimpinan dewan. Terdapat dua partai yang absen yakni, Partai […]