Pembeli Asset DPD Golkar Kota Bekasi Akan Terus Berjuang

KabarHaBe.com – Gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, RT 04/RW 03, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat telah beralih tangan, kepada Andy Iswanto Salim setelah proses jual beli.

Andy Iswanto Salim menegaskan Pepen (sapaan akrab Rahmat Effendi selaku Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang juga sebagai Wali Kota Bekasi – Red) sudah buat statement dan pengakuan bahwa asset itu sudah beralih ke Andy Salim.

“Proses jual beli tersebut sudah sejak 2004 lalu dan hal ini juga sudah diakui Ketua DPD sendiri selaku penjual di media masa beberapa waktu lalu, bahkan transaksi yang sudah puluhan tahun ini menjadi masalah hukum yang tidak kunjung beres, sekalipun sudah ada putusan inkraah (berkekuatan hukum tetap),” tegas Andy Salim, Minggu (5/7/2020).

Andy Salim – sapaan akrabnya menjelaskan pada 13 September 2004 lalu ada keputusan bersama antara DPD Golkar Kabupaten dan Kota Bekasi yang ditandatangani ketua masing-masing DPD tentang Pelepasan Asset Partai Golkar Bekasi.

“Pada 1 Oktober 2004 ada keputusan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Bekasi Nomor: KEP-58/DPD-II/P.GOLKAR/X/2004 yang ditandatangani ketua dan sekretaris yang menjabat memutuskan tentang Pelepasan Asset Bersama (Tanah dan Bangunan) kantor DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Bekasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani No 18 Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi kemudian menetapkan harga jual Asset tersebut senilai Rp 3.000.000.000,” ungkap Andy.

Pada 25 Oktober 2004, sambung Andy Salim, ada penandatanganan pengikatan jual beli dan surat kuasa juga Surat pernyataan di notaris Bekasi, Ny Rosita Siagian, SH antara pihak DPD Golkar Kabupaten dan Kota Bekasi dengan Andy Salim.

“Namun saya digugat kembali untuk yang kesekian kalinya oleh DPD Golkar Kota Bekasi. Kita bisa melihat bagaimana kualitas seseorang apalagi pimpinan tertinggi daerah yang tidak amanah dan dapat merugikan kelangsungan Partai Golkar oleh pemimpin yang tidak dapat menempati janjinya yang tidak taat hukum malah cenderung mempermainkannya. Saya akan terus berjuang untuk menegakkan kebenaran dan demi sebuah kepastian hukum, saya akan menuntut semua pihak yang sudah terbukti merugikan saya. Semoga Tuhan menolong saya dan melaknat orang-orang yang sudah berlaku dzolim,” tegasnya.

Terpisah, R, seorang warga Kota Bekasi selaku pencinta Partai Golkar mengatakan kalau selama 15 tahuh menjabat sebagai Ketua DPD maupun pejabat eksekutif, Partai Golkar tidak memiliki satu perahu karet pun jangankan mobil ambulance.

Diketahui bersama kalau DPD Partai Golkar Kota Bekasi dalam waktu dekat ini akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) periode 2020-2024 dan calon kuat disebut-sebut Rahmat Effendi. (ewd)

53 Views

AsepKabarHaBe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemutusan Kontrak Kerja Sama Rugikan Pemkab Bekasi

Sen Jul 6 , 2020
KabarHaBe.com – Gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, RT 04/RW 03, Kelurahan […]

Get 30% off your first purchase

Got it!
X