Krisis Air Bersih Landa Warga Sukakarya

KabarHaBe.com – Sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Lintang, Desa Sukakarya, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi terdampak krisis air bersih. Untuk kebutuhan mandi, cuci dan kebutuhan lainnya terpaksa warga mengambil air di sungai yang juga hamper kering. Sementara bantuan dari pemerintah tidak pernah dating.

Seorang warga Kampung Lintang, Nurdin mengatakan dalam empat bulan belakangan ini sudah mengalami kekeringan, diperparah lagi sumur bor yang dibuat pun sudah tak mengeluarkan air. Sehingga untuk kebutuhan air minum terpaksa harus membeli air galon dan berjalan hingga 2 kilometer untuk sampai depot air isi ulang.

“Parah banget bang kekeringan ini. Air Sanyo (sumur bor) juga enggak keluar air. Minum ya pake air galon. Semua bang, dari ujung sampe rumah saya kekeringan. Mandi aja saya di kali (sungai) bang, kan parah,” tutur lelaki asal Betawi itu.

Dia mengatakan, di pagi hari warga mengantri mengambil air di sungai, untuk kebutuhan mandi dan MCK.

“Kalau pagi mah rame orang bawa dirigen bang. Buat mandi. Saya stok air di bak sama di dirigen,” papar dia juga.

Hingga berita ini ditulis, kata Nurdin belum ada bantuan dari pemerintah setempat.

“Boro-boro dari BPBD bang, desa sama kecamatan aja yang deket enggak ada bantuan bang. Diliat juga enggak,” pungkas dia. (rio)

174 Views

AsepKabarHaBe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KPK Sambangi Kota Bekasi Lakukan Monitoring

Sel Agu 27 , 2019
KabarHaBe.com – Sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Lintang, Desa Sukakarya, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi terdampak krisis air bersih. Untuk kebutuhan mandi, cuci dan kebutuhan lainnya terpaksa warga mengambil air di sungai yang juga hamper kering. Sementara bantuan dari pemerintah tidak pernah dating. Seorang warga Kampung Lintang, Nurdin mengatakan […]