Ming. Okt 20th, 2019

KPU Bergerak Cepat Adanya ODP Yang Jatuh Sakit Di Bekasi

KabarHabe.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat dan KPUD Kabupaten Bekasi bergerak cepat terkait adanya laporan salah satu anggota ODP PPK terjatuh sakit pada saat rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan Kedungwaringin.

Anggota KPU Jawa Barat, Nina Yuningsih mencatat yang terkena sakit ditingkat KPPS dan PPK akibat kecapean kelelahan itu bisa diakibatkan dehidrasi dan kelelaham. Maka dari itu ia mengajurkan kepada anggota penyelenggara jangan memaksakan jika kelelahan.(23/04/2019)

“Kurang tidur dan kurang makan itu yang menjadi penyebabnya, yang paling berat itu ada di PPK,” ucapnya.

Oleh karena itu ia manganjurkan sistem sift atau bergantian kemudian juga didukung oleh PPS yang membantu semua tahapan. Gimana untuk mensiasati tahapan kita bisa jalani sesuai jadwal tetapi tetap bisa menjaga kondisi kemampuan badan.

“Sejauh ini memang belum ada undang-undang untuk penyelenggara yang jatuh sakit, kami tidak dilindungi asuransi ataupun santunan, KPU Jabar sudah mengajukan ke pemprov untuk memberikan santunan dan biaya pengobatan,” katanya.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin menambahkan, mengingatkan kepada PPK agar menjaga pisik kesehatan akibat banyaknya yang terjatuh sakit. Dalam waktu dekat pihaknya akan buatkan surat permohonan kepada pemerintah daerah agar dinas kesehatan menyiagakan tim medis di lokasi rekap setiap kecamatan.

“Kami sudah ajukan itu hari ini mudah-mudahan segera langsung ditindak lanjuti kemudian juga kami berharap kelelahan yang seperti ini segera bisa pulih kembali,” ungkapnya.

KPU Kabupaten Bekasi mencatat ada 3 orang yang terjatuh sakit, diantaranya 1 orang terkena kecelakaan dan 2 orang lainnya karena kelelahan termasuk ini di Kecamatan Kedungwaringin karena kelelahan.

“Hal itu sudah kami laporkan ke KPU RI melalui KPU Jawa Barat, kami berharap agar masyarakat tidak mendesak KPU menyajikan data hasil rekapitulasi, tahapan ini masih panjang kami penyelenggara juga butuh ritme yang seimbang antara beban dan asupan kesehatan,” pungkasnya (mf/hsr)

160 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *