Ming. Okt 20th, 2019

Ketua RW Ditahan, Mempertahankan Lahan Fasos Fasum Jadi Sertifikat

Kab. Bekasi, Kabarhabe.com – Warga Perumahan Bulak Kapal Permai, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi yang juga sebagai ketua Rukun Tetangga ( RW) 014 Toto lrianto dijebloskan sebagai tahanan Kejaksaan atas tuduhan memanfaatkan lahan seluas 8.150 M2 tanpa izin si pemilik sertifikat nomor 8738/Desa Jatimulya dan pasal 378.

Menurut Warga setempat Rizal bersama rekannya Muchtar saat berkunjung ke PWI Bekasi, menuturkan kronologis berdasarkan data yang ada bahwa sejak tahun 1988 lahan seluas 8.150 M2 tersebut di peruntukan sarana fasos fasum berdasarkan site plan dari pihak pengembang PT. Petra Anggadatama Perdana.
“ Kami sangat menyayangkan sikap penegak hukum atas laporan pemilik sertifikat atas nama Bhoend Hermawan Irwadi melalui kuasanya Muhamad Tebo atas tuduhan penyerobotan dan memanfaatkan lahan tanpa izin”
Sementara yang kami tahu bahwa lahan tersebut jelas- jelas di peruntukan sebagai sarana umum yakni fasos fasum yang tanpa sepengetahuan warga lahan itu sudah bersertifikat hak milik, paparnya.
Sementara itu, Tandri Laksana SH selaku kuasa hukum warga membenarkan berdasarkan data dari pihak pengembang PT. Petra Anggadatama Perdana lahan seluas 8. 150 M2 tersebut adalah betul di peruntukan sebagai sarana fasos fasum.
Tandri menjelaskan, kontribusi yang diterima dari warga yang memanfaatkan tanah fasos fasum tersebut adalah iuran sukarela kepada pengurus RW 014 sejak tahun 1989, terus dilakukan dan berlaku sampai dengan diajukannya gugatan kepengadilan Negeri Cikarang.
Masih menurut Tandri sebelum Ketua RW yang juga ketua tim investigasi Toto Irianto dilaporkan atas tuduhan pemanfaatan lahan tanpa izin pemilik sertifikat dan tuduhan pasal 378, jauh sebelumnya ketua RW 014 Toto lrianto sudah melaporkan kepihak Polda Metro Jaya, namun anehnya pada saat pihak pemilik sertifikat atas nama Bhoen Hermawan Irawadi melalui kuasa hukumnya Muhamad Tebo pihak kejaksaan langsung melakukan penahanan terhadap Toto Irianto,jelasnya.
Selanjutnya kami berharap kepada pihak pengadilan Negeri Cikarang Kabupaten Bekasi yang di pimpin hakim Deky dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Danang Yudha Prawira dalam gelar perkara mari kita buktikan bersama- sama data kepemilikan siapa yg valid dan mudah-mudahan dalam sidang berikutnya yang di jadwalkan pada hari Rabu ( 27/3) saudara Toto Irianto agar bisa ditangguhkan penahanannya sampai gelar perkara ini selesai.
Sementara dari pihak pemilik sertifikat yang sudah dibeli oleh pemilih Yayasan STT Mikar saat proses sidang pertama digelar, pihaknya mengerahkan mahasiswa untuk melakukan ujunk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri Cikarang, dalam orasinya bahwa warga Perumahan Bulak Kapal Permai menyerobot lahan milik yayasan untuk dibangun gedung pendidikan. ( ewd)

469 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *