Ming. Okt 20th, 2019

Hotel 88 Penggagas Event Mural Competition. Bertemakan Bekasi Tempoe Doloe

Bekasi, KabarHaBe.com – Event Mural Competition yang diinisiasi pihak Hotel 88 yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bekasi dengan tema Bekasi Tempoe Doloe dimenangkan oleh peserta dari Jakarta. Kamis ( 25/4).

Kepala Bidang Pemerintah Diskominfostandi Pemkot Bekasi, Tety Handayani mengatakan, lewat Competition pihaknya kedepan akan memberdayakan para pelaku seni lukis Mural & Grafiti, untuk mewujudkan Bekasi Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan Ikhsan, seperti didalam peningkatan aksesibilitas dan kualitas pengembangan serta pelayanan publik.

“Kita pastikan acara ini tidak menggunakan APBD. Ini murni digagas dan dibiayai Hotel 88. Pihak Pemkot Bekasi melalui Dinas Diskokimfostandi diminta sebagai juri tim penilai,”

Pada prinsipnya kegiatan ini merupakan gebrakan baru dari anak-anak kreatifitas pelaku seni lukis. seperti seni melukis. Untuk mewujudkan Bekasi yg cerdas, maju lewat pemberdayaan potensi para anak muda, terang Teti kepada KabarHaBe.com.

Fandi Ahmad (19), pemenang Juara 1 lukis Mural & Grafiti Bekasi Tempo Doeloe mengatakan dengan adanya moment ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri.

“Di musim politik saat ini saya lebih tertarik melestarikan budaya seni lukis Mural & Grafiti yang diselenggarakan oleh pihak Hotel 88 dan Diskominfo Pemkot Bekasi. Harapan saya semoga mayarakat Bekasi bisa memberi apresiasi hasil anak bangsa dan merasa bangga akan seni dan budaya yang kita miliki,” papar Fandi Ahmad.

Sementara GM Hotel 88, Michael Stevanus mengatakan. melalui festival Mural Competition yang diadakan di Hotel 88 Bekasi, Jln. Cut Meutia No.139 Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada dasarnya mengajak pihak Pemkot untuk melestarikan tempat bersejarah menjadi tempat obyek wisata serta memperkenalkan makanan khas bekasi dan mempromosikan pemgrajin lokal lewwt UMKM.

Hal ini berawal adanya keresahan tamu kami, seperti dari Jepang saat menanyakan kemana sih tempat wisata dan bersejarah di Bekasi, apa sih makanan khas di Bekasi, seperti oleh-oleh Bekasi, jadi dengan bekerjasama Pemerintah Daerah lewat Kominfo Pemkot Bekasi, kami sediakan tempat untuk jual di tekpat kami, terangnya.

“Makanya kita angkat tema Bekasi Tempo Doeloe mencoba perkenalkan Bekasi lewat sebuah lukisan yang bisa kita lihat di gedung hotel ini,”

Ditempat yang sama Metty Yan Harahap, Corporate Director of Wales & Marketing Hotel 88 turut mengatakan, Hotel 88 berbintang 2 namun fasilitasnya bintang 3.

“Dalam acara kretifitas anak muda lewat lukisan Mural & Grafiti, kita perkenalkan Hotel 88 yang kami targetkan umtuk fasilitas family, event-event keluarga dan bisnis Kita juga memberikan fasilitas paket perkawinan yang tidak mahal, yakni Rp 15 juta. Hotel 88 dibawah naungan Waringin Group. Memiliki 6 hotel berkelas yang ada Indonesia, seperti Jakarta, Bekasi, Surabaya, Banjarmasin, Gorontalo, Ambon, Bandung, Jogya,” terang Metty.

Kota Bekasi memiliki luas wilayah sekitar 210,49 km2. Memiliki 12 Kecamatan dan 56 Kelurahan. Nama Bekasi tercatat heroik dalam sejarah perjuangan (revolusi) Indonesia. Bahkan Bekasi dijuluki Kota Patriot. Chairil Anwar, seperti diajarkan lewat pelajaran Bahasa Indonesia, menulis salah satu puisi legendarisnya yang bernapas revolusi: Karawang-Bekasi.

Belakangan, Bekasi pun menjadi kawasan pemukiman penting bagi perkembangan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. Banyak pekerja Jakarta yang berumah di Bekasi, karena makin sempit dan mahalnya hunian di Jakarta. Bekasi juga berkembang menjadi kawasan industri. Sejak 10 Maret 1997, status kota administratif naik lagi menjadi Kotamadya. (ewd)


79 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *