Kam. Agu 22nd, 2019

Disesalkan, Wali Kota Bekasi Resmikan Gereja Saat Idul Adha

KabarHaBe.com – Persemian Gereja Santa Clara di Bekasi Utara oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi banyak disikapi kalangan. Karena waktu peresmiannya dinilai tidak tepat. Terlebih di bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, Ahad (11/8/2019)/

H Ayi Nurdin, Sekretaris PCNU Kota Bekasi yang juga selaku Ketua Asosiasi Pengacara Syariah Jawa Barat kepada wartawan mengatakan, sampai saat ini belum mendapat informasi valid terkait pelaksaan peresmian tersebut, apakah sesudah sholat Idul Adha apa sebelum?

“Seandainya memang betul pada hari dan jam waktu yakni pukul 07.00 WIB menjadi bagian dari mayoritas agama muslim melaksanakan ibadah sholat Idul Adha, ya kita sebagai umat muslim sangat menyayangkan dan kita sesalkan,” tegas Ayi Nurdin, Senin (12/8/2019).

Yang pasti, lanjut Ayi Nurdin, pihaknya memahami akan adanya kecaman dari masyarakat Kota Bekasi.

“Menghargai Walikota yang melaksanakan tugasnya untuk mengayomi semua umat di Kota Bekasi,” paparnya.

Menurut Ayi Nurdin, sebagai pemimpin, memang seharusnya berdiri di semua golongan, tetapi seharusnya Rahmat Efdendi bisa memilih waktu yang tepat ketika peresmian gereja itu.

“Sebenarnya kurang tepat saja waktunya ketika Pak Wali Kota meresmikan gereja saat umat Islam sedang melaksanakan Hari Raya Idul Qurban dan ini yang kemudian menjadi polemik di masyarakat,” jelasnya.

Seperti kabar yang beredar, lanjut Ayi Nurdin, pada Ahad kemarin, Wali Kota Bekasi seharusnya melaksanakan Sholat Ied di Masjid Agung Al-Barkah, Kota Bekasi namun ia dikabarkan malah memilih meresmikan gereja tersebut.

“Kami menghormati Walikota yang meresmikan sebagai bentuk mengayomi semua umat di Kota Bekasi. Tetapi waktu peresmiannya itu yang bersamaan dengan Muslim sedang melaksanakan solat idul adha. Hanya waktunya saja yang mengundang reaksi, karena jam itu umat Islam sebagai warga mayoritas tengah melaksanakan Idul Adha,” pungkasnya.

Disinggung soal perizinan, Ayi Nurdin menjelaskan, masalah perizinan Santa Clara, berdasar kajian pihaknya tidak menemukan masalah. (ewd)

91 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *