Carwinda Tampik Permainan dalam PPDB Online

KabarHaBe.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, H. Carwinda menampik tudingan adanya permainan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bekasi yang dilakukan operator untuk menentukan titik lokasi zonasi.

Diungkapkan Carwinda, penerimaan peserta didik baru yang sekarang berdasarkan Permendikbud Nomor 51 tahun 2018 yang mengatur tentang PPDB melalui zonasi. Seleksi calon peserta didik baru kelas 7 SMP, dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam zonasi yang ditetapkan.

“Jadi, tudingan melalui pemberitaan tersebut tidak mendasar dan tidak benar jika memang hal seperti itu ada dilengkapi dengan barang bukti laporkan kepada saya maka akan ditindak sesuai prosedur dan peraturan yang ada,” tegas Carwinda kepada KabarHaBe.com, Senin (15/7/2019).

Dijelaskan Carwina, dalam Permendikbud Nomor 51 tahun 2018 diatur menggunakan sistem zonasi yakni, zonasi prestasi, akademik, non-akademik dan juga berdasarkan nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

“Silakan kroscek ke SMPN 1 Tambun, informasinya ada permainan di sekolah itu, tapi nyatanya setelah kita melakukan pengecekan tidak ada. Mungkin, ada pihak yang merasa tidak puas sehingga menduga dari rasa kekhawatirannya,” katanya.

Perlu diketahui lanjut Carwinda, di SMPN 1 Tambun dijaga masyarakat setempat, karena masyarakat sendiri sudah mendapatkan manfaat dari sekolah itu. Dan, satu contoh lagi kemarin di SMP 3 Cikarang Utara sempat ramai juga soal kecurangan, tapi ternyata ketika sudah diumumkan ada diskualifikasi, karana ada kesalahan entri dari nilai.

“Tapi juga jangan berpendapat orang pintar tidak bisa sekolah ke sekolah yang bagus, ada peluangnya juga 15 persen untuk nilai prestasi USBN yang paling penting zonasi sesuai peraturan Menteri Pendidikan.

Dikatakan Carwinda, semua masyarakat bisa sekolah dan jangan sampai rumahnya dekat dengan sekolah tidak bisa masuk kesekolah yang bagus. Jadinya, dengan sistem zonasi sekarang yang menggunakan aplikasi dari Kementrian Pendidikan itu dapat mengurangi pendapat bahwa sekolah paporit itu hanya di peroleh oleh orang-orang jauh.

Karena tambah Carwinda, kalo bicara dari sisi kepintaran atau prestasi bisa memberi peluang 15 persen itu. Meskipun dia orang jauh di luar zonasi, tapi dia bisa menggunakan zonasi prestasi.

“Yang jelas sampai hari ini, saya belum dapat informasi atau laporan resmi istilah permainan jika memang dugaan permain itu memang benar ditemukan kita akan beri Sangsi bagi pelakunya sesuai prosedur dari teguran secara lisan, secara  tertulis dan tahapan berikutnya kita jalankan,” pungkasnya. (mf/hsr)

125 Views

AsepKabarHaBe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Molornya Jadwal Paripurna, Disengaja

Sel Jul 16 , 2019
KabarHaBe.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, H. Carwinda menampik tudingan adanya permainan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bekasi yang dilakukan operator untuk menentukan titik lokasi zonasi. Diungkapkan Carwinda, penerimaan peserta didik baru yang sekarang berdasarkan Permendikbud Nomor 51 tahun 2018 […]