Kam. Agu 22nd, 2019

Bupati Jadi Plt Ketua DPD Golkar, Panitia Penjaringan Cawabup Terancam Bubar

KabarHaBe.com – Eka Supria Atmaja dilantik sebagai Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Selasa (9/7) menggantikan Yoyo Yahya yang masa baktinya telah habis per 2 Juli 2019.

Dilantiknya Plt Ketua DPD Golkar yang baru Aberdampak pada pembubaran panitia penjaringan pendaftaran Wakil Bupati Bekasi yang sudah berjalan beberapa waktu lalu dengan hasil penjaringan sebanyak 18 orang yang mendaftar sebagai calon Wakil Bupati

Menurut Ketua Kompi Ergat Bustomi panitia penjaringan pendaftaran wakil bupati dianggap terlalu prematur dan tidak transfaran ditambah lagi dinilai melanggar mal administrasi. Sehingga wajar kalau panitia tersebut dibubarkan.

Masih menurut Ergat panitia penjaringan pendaftaran harus jelas pembentukannya dengan melibatkan partai pengusung lainnya seperti PAN, Nasdem dan Hanura. Hal ini yang dinilai terjadinya Mal Administrasi.

Ergat menjelaskan berdasarkan Pasal 78 ayat 1 dan Pasal 82 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 tahun 2017, seharusnya Partai Golkar melibatkan partai lain selaku partai koalisi dalam proses pendaftaran.

Selain itu, Ergat menjelaskan dalam Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, menyatakan dalam hal Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Wali Kota berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri, atau diberhentikan, pengisian Wakil Gubernur, Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota dilakukan melalui  mekanisme Pemilihan oleh DPRD Provinsi atau DPRD kabupaten/Kota berdasarkan usulan dari Partai  Politik atau gabungan Partai Politik pengusung. Partai politik atau gabungan partai politik pengusung  mengusulkan dua orang calon wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Wali Kota kepada Dewan Perwakilan Daerah melalui Gubernur, Bupati, dan Wali kota dilakukan jika masa jabatanya lebih dari 18 bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut.

Ergat menilai pembentukan panitia penjaringan Wakil Bupati yang dilakukan Partai Golkar hanya dagelan politik untuk kepentingan pribadi.

“Selain itu, status 18 orang yang sudah mendaftarkan diri sebagai calon Wakil Bupati belum jelas, karena untuk melakukan tahapan berikutnya harus menunggu persetujuan Plt Ketua Golkar yang baru,” ujarnya. (ewd)

69 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *