Atlet dan Pengurus KONI Jalani Rapid Test

KabarHaBe.com – Sebanyak 200 pengurus, atlet dan pelatih cabang olahraga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi menjalani rapid test virus Corona (Covid-19) di Jalan Rawa Tembaga. Bekasi, beberapa waktu lalu. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negatif.

Penggiat olah raga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi melakukan pelaksanaan rapid test virus Corona ( Covid-19) kepada seluruh pengurus dan atlet serta pelatih cabang olahraga yang diadakan di Sekretariat KONI Jalan Rawa Tembaga Bekasi.

Tes ini dilakukan untuk memastikan kesehatan para pengurus, atlet dan pelatih disaat terjadinya penyebaran virus Corona di wilayah Bekasi.

Ketua Umum KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi mengatakan, rapid test ini bekerjasama dengan RS Bhakti Kartini yang merupakan bagian dari program test masif Covid-19 yang diselenggarakan di Stadion Wibawa Mukti oleh Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpar) Kabupaten Bekasi.

Ditambahkan, , untuk saat ini para atlet tengah dipersiapkan menghadapi PON yang jatuh pada 2021.

“Untuk itu dari sekarang harus bisa dipastikan semua penggiat olahraga di Kabupaten Bekasi bebas Covid-19,” kata Reza

Hasil test sudah disampaikan pihak rumah sakit Kartini, semua yang masuk pada data base, mencakup 100 atlet PON dan pelatih, 50 pengurus dan 50 pada Disbudpora dinyatakan negatif Covid- 19.

“Alhamdulillah hasilnya semua negatif covid-19. Untuk para atlet PON sendiri, tetap menjaga kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan,” Imbuhnya.

Menurut dia, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi sudah menunjukan hasil yang cukup baik. Dimana, peningkatan pasien Ciovid-19 tidak signifikasi seperti minggu-minggu sebelumnya.

Untuk itu, KONI mengambil tindakan dengan melakukan Rapid test pada semua srekholder olahraga. Hal itu, guna memastikan bahwa di lingkungan olahrga sudah steril dari virus Corona.

“Kita bisa menjamin kelangsungan proses latihan mandiri. Karena, saat ini latihan mandiri masih dijalani oleh para atlet Kabupaten Bekasi yang masuk pada Pemusatan Latihan Derah (Pelatda) PON Jawa Barat,” jelasnya.

Reza menjelaskan, proses memutus mata rantai Covid-19 memang terus dilakukan. Dimana, hasil uji lab dari hasil test dari atlet hingga pengurus sudah menunjukan pemutusan corona di lingkungan olahraga di Kabupaten Bekasi. artinya, dengan hasil tersebut setiap pelaku olahraga dalam kondisi sehat.

“Sejauh ini, untuk KONI senidiri, sudah menetapkan lockdown, sesuai arahan dari KONI Pusat. Semua kegiatan olahraga di lingkungan KONI dan Stadion Wibawa Mukti masih dihentikan. Proses kegiatan olahraga sendiri, dipastikan akan mulai berjalan setelah ada surat resmi dari KONI Jawa Barat,” paparnya.

Meski begitu, kembali Reza memastikan, untuk setiap atlet binaan agar bisa tetap menjaga performa dengan mengikuti instruktur pelatih untuk tetap menajalnak latihan, karena bagaimanapun, di 2021 nanti untuk para atlet akan menghadapi Pra Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barar 2022.

“Ya memang, untuk Pra Porda 2021 masih kemungkinan tidak akan berubah. Dan bahkan, 2021 juga ada PON. Artinya, semua atlet mesti tepa menjalankan latihan madiri, sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” tukasnya.(ewd)

28 Views

AsepKabarHaBe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

SGC Ditutup Tidak Ada Sanksi

Sel Mei 19 , 2020
KabarHaBe.com – Sebanyak 200 pengurus, atlet dan pelatih cabang olahraga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi menjalani rapid test virus Corona (Covid-19) di Jalan Rawa Tembaga. Bekasi, beberapa waktu lalu. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negatif. Penggiat olah raga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi melakukan pelaksanaan rapid test virus […]