AKBP Warija, S.H Menghadiri Pertemuan Membahas Permasalahan Lingkungan Dengan PT.NT Indonesia

Cikarang Timur – Kapolsek Cikarang Timur (AKBP Warija, S.H) menghadiri pertemuan pembahasan permasalahan PT.NT Indonesia dengan Warga Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Pembahasan tersebut perihal tenaga kerja dan pengelolaan limbah, yang dimana PT.NT Indonesia bertempat di Jababeka VI Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Pertemuan tersebut digelar di Ruang Camat Cikarang Timur yang langsung dihadiri oleh Camat Cikarang Timur (Drs Hj Ani Gustini, M.M) dan Kapolsek Cikarang Timur (AKBP Warija, S.H), Rabu (13/3/19) siang.

Selain Camat dan Kapolsek Cikarang Timur pertemuan tersebut di hadiri Kepala Desa Jatireja (Suwandi) beserta perwakilan warga Desa Jatireja (Asep), dan perwakilan dari PT.NT Indonesia (Subandi), sekaligus perwakilan pengelola limbah PT.NT Indonesia (Agus).

Di sela pertemuan tersebut AKBP Warija, S.H memberikan sambutannya, yang dimana pertemuan tersebut mencari solusi yang terbaik.

“Kita kumpul disini untuk mencari solusi permasalahan warga lingkungan dengan PT NT Indonesia, terkait adanya pengelolaan limbah dan tenaga kerja, silahkan masing-masing perwakilan untuk menyampaikan masalahnya,” Pungkas AKBP Warija, S.H.

Salah satu perwakilan dari warga (Asep) menyampaikan keluhan bahwa pihak perusahaan kurang proaktif dengan warga perihal penerimaan karyawan.

Adanya penyampean dari Asep salah satu perwakilan warga Desa Jatireja, disambut langsung perwakilan dari PT NT Indonesia (Subandi) mengatakan pihaknya telah menerima karyawan dari warga Desa Jatireja sebanyak 130 orang.

“Pihak perusahaan sudah merasa kerja sama dengan warga lingkungan setempat perihal karyawan, warga Jatireja sudah banyak yang kerja di PT tersebut, kurang lebih 130 orang,” ucap Subandi.

Kepala Desa Jatireja (Suwandi) mengatakan pihak PT.NT Indonesia agar secepatnya bekerja sama dengan pihak warga setempat, “Pihak PT tolong bekerja sama dengan warga sekitar, baik masalah ketenagakerjaan maupun pengelolaan limbah,” Kata Suwandi.

Drs Hj Ani Gustini, M.M Menyikapi masalah yang disampaikan oleh warga perihal permasalahan tersebut, “Pihak PT NT mengaku bahwa sudah mempekerjakan 130 pekerja dari warga Desa Jatireja, dan apa bila ada penerimaan ketenagakerjaan harus terbuka, dan perihal masalah limbah agar diselesaikan secara baik baik,” tutur Ani.

Perwakilan dari pengelola limbah (Agus) mengatakan pihak pengusaha mengangkat limbah ditunjuk manajemen perusahaan karena sudah lengkap dokumen administrasinya, “Pihak limbah sudah bekerja sama dengan pihak lingkungan baik karang taruna maupun Tokoh masyarakat,” ucapnya.

“Pengangkatan sudah di tentukan ke orang lain, saya harap warga lingkungan bersabar dan menunggu sampai masa habis SPK tersebut, dan disitulah masing-masing pihak mengajukan propisal masalah pengangkatan limbah, agar pihak perusahaan yang menentukan SPK tersebut dan pengelolaan konpensasi terhadap lingkungan agar di benahi dengan baik,” lanjut AKBP Warija, S.H.

“Harapan saya permasalahan ini bisa cepat selesai agar tidak adanya kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan,”tutup AKBP Warija, (Ful).

194 Views

AsepKabarHaBe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Story 2052: Technology robs us of chance to end stereotypes

Kam Mar 14 , 2019
Proin molestie elit non ligula vestibulum, non ultrices lacus malesuada. Fusce non felis orci. Sed lorem odio, molestie eu tortor at, placerat pulvinar lacus. Aenean vitae tincidunt sem. Ut bibendum lectus nec nibh ullamcorper tristique sed nec magna.